Hukum Berjamaah dari Luar Mesjid - Kitabkuning90

Daftar Isi

HUKUM BERMAKMUM DARI LUAR MASJID

Deskripsi Masalah:
Dalam pelaksanaan salat berjamaah, sebagian jamaah berada di luar masjid karena ruang di dalam masjid tidak mencukupi. Mereka mengikuti salat imam yang berada di dalam masjid dengan mendengarkan suara pengeras suara atau muballigh (penyambung suara takbir imam). 

Pertanyaan: 
Bagaimana hukum bermakmum kepada imam yang berada di dalam masjid, sedangkan makmum berada di luar masjid dan hanya mendengar suara muballigh tanpa melihat imam atau makmum lainnya? 

Jawaban: 
Bermakmum dari luar masjid hukumnya sah apabila jarak antara makmum dan batas akhir masjid tidak lebih dari 300 hasta, serta tidak ada penghalang yang menghalangi makmum untuk menuju imam atau melihat imam yang berdiri di pintu masjid. 

Namun, jika makmum tidak melihat imam maupun salah satu makmum lainnya, maka bermakmum tidak sah meskipun suara takbir imam terdengar melalui muballigh, kecuali apabila imam dan makmum berada dalam satu bangunan. 

(Referensi: ‘Umdatul Mufti wal-Mustafti, juz 1, halaman 133).
 مسالة يصح اقتداء من هو خارج المسجد بمن في المسجد بشرط أن لا يزيد ما بينه وبين آخر المسجد على ثلاثمائة ذراع، وأن لا يكون هناك حائل يمنع مروره إلى الإمام، أو رؤيته واقف على باب المسجد، وإلا فلا تصح القدوة، وإن سمعوا صوت المبلغ لأن صوت المبلغ لا يكفي عن رؤية الإمام، إلا إذا جمع الإمام والمأموم بناء واحد، ولفظ ابن حجر في فتاويه: وإذا كان المأموم في غير المسجد اشترط رؤيته للإمام أو بعض المقتدين كالواقف بباب المسجد، ولا يكفي هناك سماع صوت المبلغ (عمدة المفتي والمستفتي جـ١صـ١٣٣)

Posting Komentar