(Vol.6) Terjemahan Minhatul Mughits Makna Pesantren - Hadis Dha'if || Kitabkuning90
Daftar Isi
الحديث الضعيف
هو ما فقد شرطا او اكثر من شروط القبول وهو كثير الفروع والاقسام ومراتبه متفاوية باعتبار خفة الضعف وقوته فى الاسناد والمتن
(Bermula ini, itu) Hadist yang Dha'if.
Bermula ia (Hadits Dha'if) adalah ma/hadits yang kurang (ia ma/hadis) akan satu syarat atau lebih banyak (dari satu), dari syarat-syarat Qabul/diterima.
(Bermula ia (Hadist Dha'if) (itu) yang banyak cabang dan pembagian-pembagian. Dan (bermula) tingkatannya (hadist Dha'if) (itu) berbeda-beda dengan tinjauan ringan lemah dan kuatnya (lemah) pada pada sanad dan matan.
Penjelasan:
Hadis Dhaif adalah hadis yang kurang satu syarat atau beberapa syarat qabul pada hadis sahih, sehingga karena tidak cukup sebagian syarat Hadits Shahih, maka ia digolongkan ke dalam hadis dhaif. Hadis dhaif ada bermacam-macam dan tingkat dha'if/ lemahnya juga berbeda-beda menurut lemah dan kuat sanadnya dan matannya.
وحكمه انه يعمل بما لم يشتد ضعفه بشرط ان يندرج تحت اصل معمول به وان يعتقد عند العمل به الاحتياط
Dan (bermula) hukumnya (hadis dha'if) itu bahwa sesungguhnya (hadis dha'if) (itu) dapat diamalkan dengan ma/hadis yang tidak parahlah lemahnya, dengan syarat bahwa termasuk (ia hadis dha'if) di bawah asal/dalil yang diamalkan, dan (dengan syarat) bahwa dii'tikadkan ketika beramal dengannya (hadis dha'if) akan mengambil kehati-hatian.Penjelasan:
Ketentuan hadis dhaif adalah boleh diamalkan dengan dua syarat: Pertama hadis Dhaif itu harus masuk dalam pemahaman Hadits Shahih yang sudah pasti diterima, sehingga dengan adanya dukungan dari Hadits Shahih yang memiliki pemahaman makna sama dengan hadis dhaif tersebut, maka hadis Dhaif itu boleh diamalkan.
Syarat kedua dalam mengamalkan hadis Dhaif adalah memiliki prinsip kehati-hatian.
Dan Tidak mesti dari lemahnya suatu hadits menurut ahli Ilmu (Hadist) ini (oleh) bahwa tidak adalah (hadis) (itu) shahih atau hasan pada kenyataan. Sebagaimana bahwa sesungguhnya keadaan itu tidak mesti dari sahihnya (hadis) atau hasannya (hadis) menurut mereka (ahli ilmu hadis) oleh bahwa adalah (hadis) pada kenyataan (itu) seperti demikian (sahih atau hasan), karena boleh jadi tersalah dan lupa di atas orang adil dan boleh jadi benar atas lainnya (orang adil).
Penjelasan:
ولا يلزم من ضعف الحديث عند اهل هذا الفن الا يكون صحيحا او حسنا فى الواقع كما انه لا يلزم من صحته او حسنه عندهم ان يكون فى الواقع كذلك لجواز الخطأ والنسيان على العدل والصدق على غيره
Dan Tidak mesti dari lemahnya suatu hadits menurut ahli Ilmu (Hadist) ini (oleh) bahwa tidak adalah (hadis) (itu) shahih atau hasan pada kenyataan. Sebagaimana bahwa sesungguhnya keadaan itu tidak mesti dari sahihnya (hadis) atau hasannya (hadis) menurut mereka (ahli ilmu hadis) oleh bahwa adalah (hadis) pada kenyataan (itu) seperti demikian (sahih atau hasan), karena boleh jadi tersalah dan lupa di atas orang adil dan boleh jadi benar atas lainnya (orang adil).
Penjelasan:
Suatu hadis yang ditetapkan sebagai hadis dhaif oleh Sebagian ulama, menurut ahli ilmu musthalah hadits, hadis tersebut belum tentu tidak Shahih atau tidak Hasan. Begitu juga sebaliknya suatu hadis yang sudah ditetapkan sebagai Hadits Shahih atau hadis Hasan oleh Sebagian ulama, namun menurut ulama ahli ilmu musthalah hadis belum tentu hadits itu benar-benar hadis Hasan atau hadits shahih, karena terdapat kemungkinan terjadinya salah atau lupa pada orang yang adil, dan terdapat kebenaran pada perawi yang kurang adil.
![]() |
| Terjemahan Minhatul Mughits |

Posting Komentar