Mengapa bisa terjadi perbedaan redaksi kitab turats?, Ternyata bukan sekedar perbedaan - Kitabkuning90
Pada tahun 1258 silam, kota Baghdad merupakan pusat peradaban dan ilmu pengetahuan dunia Islam, kemudian runtuh ditangan pasukan Mongol. Perpustakaan-perpustakaan besar, termasuk Baitul Hikmah, dihancurkan. Ribuan kitab dibuang ke Sungai Tigris hingga airnya dikisahkan menghitam oleh tinta. Bersama itu, banyak naskhah asli kitab-kitab turats hilang, dan yang tersisa hanyalah salinan-salinan yang tersebar di berbagai wilayah.
Dari sinilah, sebagian ulama memahami munculnya perbedaan redaksi dan naskhah dalam kitab-kitab yang sampai kepada kita hari ini.
Ternyata bukan sekedar perbedaan, tetapi jejak dari sebuah tragedi besar dalam sejarah Islam.
Wallahu a'lam...!!
Posting Komentar