Sejarah Makam Sayyidatuna Aminah (Ibunda Nabi Muhammad SAW) - Kitabkuning90

Daftar Isi
Kitabkuning90.blogspot.com
Maqam Sayyidah Aminah Ibunda Nabi

Makam Sayyidatuna Aminah binti Wahab (ibunda tercinta Baginda Nabi Muhammad SAW) terletak di sebuah kawasan perkampungan bersejarah bernama Al-Abwa'. Wilayah ini berada di antara kota Mekkah dan Madinah, berjarak sekitar 200–250 kilometer sebelah utara Mekkah.

​Berikut adalah rangkaian sejarah lengkap di balik wafat dan keberadaan makam beliau:

1. Perjalanan Terakhir Sayyidatuna Aminah

​Mengajak Nabi Muhammad SAW: Ketika Nabi Muhammad SAW berusia sekitar 6 tahun, Sayyidatuna Aminah membawanya melakukan perjalanan dari Mekkah menuju Madinah (yang saat itu bernama Yastrib).

​Tujuan Perjalanan :
Tujuannya adalah untuk mengenalkan Nabi kecil kepada keluarga besar dari Bani 'Adiy bin an-Najjar (keluarga kakek beliau dari pihak ayah, Abdullah) serta berziarah ke makam Sayyid Abdullah (ayahanda Nabi) yang wafat dan dimakamkan di Madinah dalam perjalanan dagang sebelum Nabi lahir.

​Didampingi Ummu Aiman:
Dalam perjalanan tersebut, Aminah ditemani oleh Nabi Muhammad SAW dan seorang budak perempuan setia bernama Ummu Aiman.

​2. Wafat di Al-Abwa'

​Jatuh Sakit :
Setelah beberapa waktu berada di Madinah dan bersilaturahim, Sayyidatuna Aminah bersama rombongan kecilnya bertolak kembali pulang ke Mekkah.

​Menghembuskan Napas Terakhir :
Di tengah perjalanan pulang, tepatnya saat tiba di perkampungan Al-Abwa', Aminah jatuh sakit keras. Beliau tidak mampu melanjutkan perjalanan dan akhirnya wafat di tempat tersebut.

​Dimakamkan oleh Ummu Aiman: 
Dalam kondisi yang sangat menyedihkan bagi Nabi kecil yang baru berusia 6 tahun (kini menjadi yatim piatu seutuhnya), Ummu Aiman merawat dan memakamkan Sayyidatuna Aminah di Al-Abwa' sebelum membawa pulang Nabi Muhammad SAW ke Mekkah di bawah asuhan kakeknya, Abdul Mutholib.

​3. Kondisi dan Keadaan Makam Saat Ini

​Lokasi Terpencil: 
Makam Sayyidatuna Aminah terletak di atas sebuah bukit berbatu yang cukup jauh dari permukiman modern di Al-Abwa'. Medan menuju ke sana terkenal cukup menantang karena dikelilingi gurun dan jalur pendakian yang terjal.

​Bentuk yang Sederhana: 
Sesuai dengan tradisi umum pemakaman di Arab Saudi, makam beliau dijaga kesederhanaannya. Tidak ada bangunan megah atau kubah di atasnya, melainkan hanya ditandai dengan batuan di sekelilingnya tanpa hiasan mencolok.

​Nilai Emosional yang Mendalam: 
Tempat ini menjadi saksi bisu salah satu momen paling mengharukan dalam Sirah Nabawiyah, di mana Nabi Muhammad SAW kehilangan ibunda tercinta di usia yang masih sangat balia. Dalam riwayat sahih, disebutkan betapa sedihnya Rasululloh SAW ketika di kemudian hari beliau berkesempatan menziarahi makam ibundanya ini.

Sumber dari akun fb Tgk Cot Keumudei

Posting Komentar