Penting, Sahkah shalat dengan Pakaian Tipis - Kitabkuning90
Daftar Isi
Bagaimana hukum salat seseorang yang memakai pakaian tipis?
Jawaban:
Perlu dilihat terlebih dahulu.
Jika pakaian tersebut sangat tipis sehingga warna kulit aurat dapat terlihat oleh orang yang memiliki penglihatan normal menurut kebiasaan, maka pakaian tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penutup aurat, sehingga salatnya tidak sah.
Namun, jika warna kulit tidak dapat terlihat oleh orang yang memiliki penglihatan normal, maka pakaian tersebut sudah dianggap menutup aurat. Tidak menjadi masalah apabila warna kulit masih dapat terlihat oleh orang yang memiliki penglihatan sangat tajam. Demikian pula jika warna kulit hanya dapat terlihat ketika berada di bawah sinar matahari, tetapi tidak terlihat ketika berada di tempat teduh.
Adapun jika pakaian tersebut masih menutupi warna kulit, tetapi bentuk atau lekuk tubuh masih terlihat, maka dari sisi menutup aurat, salatnya tetap sah. Namun, pakaian yang memperlihatkan bentuk tubuh memiliki hukum tersendiri dan perlu diperhatikan.
Jadi, ukuran penutup aurat bukan sekadar melihat tipis atau tebalnya bahan pakaian, tetapi yang menjadi ukuran adalah apakah warna kulit aurat dapat terlihat atau tidak menurut penglihatan orang yang normal secara kebiasaan.
📚 Bujairomi 'alal Khotib juz 2, hal: 109
وشرط الساتر جرم يمنع إدراك لون البشرة لاحجمها ولو بطين ونحو ماء كدر.
قوله يمنع إدراك البشرة أي لمعتدل البصر عادة كما في نظائره كذا نقل بالدرس عن فتاوى الشارح ع ش على م ر فلا يضر رؤية حديد البصر وكذا إذا رآها في الشمس دون الظل ع ش وقدر الشارح لون ليفيد الاكتفاء بما يمنع اللون وإن لم يمنع الجرم كالسراويل الضيقة لكنه مكروه للمرأة ومثلها الخنثى، وخلاف الأولى للرجل قال عميرة: وفيه وجه ببطلان الصلاة اهـ. وظاهره أنه في الرجل ونحو المرأة،...
Wallohu a'lam semoga bermanfaat
Oleh: Irwan Saleh
Dikutip dari akun facebook Mujib Alfatih
Posting Komentar