(Eng) Tidak boleh berlebih dalam mencintai seseorang!! Ini alasannya
Banyak hubungan hancur bukan karena kurang cinta, tapi karena terlalu berlebihan dalam mencintai hingga lupa batasan.
Padahal, ada nasihat emas dari Nabi SAW agar kita selalu menjaga porsi perasaan agar tidak makan hati di kemudian hari. Memgutip dari kitab Mukhtarul Ahadist, Rasulullah Saw bersabda:
Ø£َØْبِبْ ØَبِيبَÙƒَ Ù‡َÙˆْÙ†ًا Ù…َا ، عَسَÙ‰ Ø£َÙ†ْ ÙŠَÙƒُونَ بَغِيضَÙƒَ ÙŠَÙˆْÙ…ًا Ù…َا. ÙˆَØ£َبْغِضُ بَغِيضَÙƒَ Ù‡َÙˆْÙ†ًا Ù…َا ، عَسَÙ‰ Ø£َÙ†ْ ÙŠَÙƒُونَ ØَبِيبَÙƒَ ÙŠَÙˆْÙ…ًا Ù…َا. (رواه الترمذي)
"Cintailah kekasihmu sekadarnya saja, boleh jadi suatu hari nanti ia akan menjadi orang yang kamu benci. Dan bencilah orang yang kamu benci sekadarnya saja, boleh jadi suatu hari nanti ia akan menjadi kekasihmu." (HR. At-Tirmidzi)
Keterangan hadist: Imam At-Tirmidzi meriwayatkannya melalui jalur Abu Hurairah (no 1997 sunan At-Tirmidzi)
Sahabat Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu pernah memberikan pengarahan serupa:
Janganlah kecintaanmu membuatmu terlena (seperti anak kecil), dan jangan pula kebencianmu membuatmu menginginkan kebinasaan bagi orang lain".
Semoga blog ini dapat menjadi ladang investasi amal kebaikan.
Posting Komentar